Minggu, 14 Juni 2015

Sore, Malam Minggu Part 2


Kali ini,aku gak mau cerita tentang kejonesanku.maklum. Sekarang hari minggu.ya mungkin sebagian orang melihat hari minggu itu untuk bertemu dengan pacar. Ya,sudah dipastikan biar melepas rindunya itu agak lama dibandingkan pacaran yang malem minggu ajah. Atau ga,pacaran yang hari minggu itu biar kaga mainstream mungkin. yang lebih parah,itu ya pacaran entah malam minggu dan hari minggunya.haha.

Ya,mungkin mendengar kata pacaran, telingaku agak sensi. Oh,tidak.ak tidak sedang membahas kejonesanku.haha. Mengapa aku bisa blak blakan seperti ini? ya mungkin karena dia.ya orang yang tak aku kenal. tetapi ya,ia cukup terkenal di negeri ini. singkat cerita,dari tulisan tulisannya. aku mulai tersadar,tuk apa malu dengan kata jomblo? apakah jomblo sesuatu yang salah? menghinakan? atau palah kata yang dilarang? haha. tidak bukan. mengapa yang lain bangga dengan pacaran, mengapa aku tak boleh bangga dengan jombloku ini? Haha lagian, tulisan ini hanya muncul sejenak diberanda. lalu setelah itu hilang entah kemana,atau hanya menjadi catatan arsip di kronologiku, haha. bukan itu maksudku.

Aku sudah merasakan apa itu yang namanya cinta. Ya,walau cinta itu terkadang semaunya. Tetapi itulah namanya cinta.cinta bukan sesuatu yang bisa diukur hanya dengan sebuah hubungan antara sepasang manusia, laki laki maupun perempuan. atau biasa disebut pacaran. tidak. cinta itu luas cuy. berjuta juta lebih luas dari lapangan sepak bola.

Yaa,cinta itu bukan sekadar memiliki. bukan sekarang aku suka kamu.kamu suka aku.cinta itu bukan berarti mengambil hak orang.melarang ini itu orang yang kita suka.membatasi geraknya,terlebih membuat seseorang itu egois,merampas kehidupan orang lain,terlebih yang disayangi,katanya.

Cinta itu bukan jadi alat untuk ngojek.bukan mesin uang.terlebih pengumbar nafsu. bukan,bukan itu. haha,cinta itu indah.janganlah dirusak dengan kecemburuan. cinta itu sejati.janganlah mudah kau keluarkan kata putus.cinta itu bebas. so janganlah kau merampas haknya. coba bayangkan,ketika ibu meminta kita tuk menjemputnya.rasanya begitu malas,kesal,tak tulus.tetapi,kenapa dengan doi,kita rela pergi jauh,rela tungguin dia,rela jadi tukang ojeknya?haha,
cinta ya cinta, tapi dipakai juga logikanya.begitulah,kata kata mbah uyut kepadaku.haha. aku tidak sedang sentimen dengan yang namanya pacaran.terlebih karena aku tak punya. haha,aku juga manusia biasa.terkadang pengin pacaran.terkadang pengin sendiri.bebas.haha. aku juga tidak benci orang pacaran.tidak.aku justru terkadang iri dengan orang yang pacaran. kenapa? karena mungkin itulah warna warni kehidupan.ya,kehidupan. tetapi,aku benar benar hanya ingin memiliki cinta yang semestinya.yaps,yang suci,tinggi,bening,sejati,indah,baik.tidak cinta yang pamrih.

aku hanya ingin cinta yang hakiki. karena,cinta pada hakekatnya selalu diselimuti dengan ketulusan. karena itu pula,aku membiarkan Sang Pencipta mempertemukannya denganku. dan apa bila ada yang bilang jodoh gak kan ketemu kalau kamu ga lari kemana mana,itu terserah dia.yang pasti,aku percaya betul, masih akan tetap ada campur tangan-Nya,dan aku pasrahkan jodohku kepada-Nya. haha. 

tetapi Tuhan. bisakah Kau kirimkan seseorang tuk menemaniku menonton jurasipak world? hahaha.
UUD pancen koe Sya. Ujung-Ujungnya Djones. hahahahaahahahahha

Sore, Malam Minggu Part 1 bagian B


Lalu, berganti tahun, aku pindah SMA. ya, yang aku ceritain di atas itu, jadi ada yang deketin aku sewaktu SMP, yaitu teman kakakku. singkat cerita, kita kontak-kontakan lagi di SMA, dan sampai akhirnya, ia menembakku. so, aku terima saja, karena doi, pernah aku sukai dahulu.

Namun sayang sekali. polemik percintaanku mulai merebah saat itu. ya,,, domba. domba yang sudah dekat denganku, cemburu. kenapa aku bisa berkata seperti itu, singkat setelah aku jadian dengan doi si semut katakanlah, ia si domba itu jadian dengan kelinci. padahal aku dan ia masing-masing sudah memancarkan sinyal tower cinta. ya, cinta abal-abal maksudku.  dan pada saat ia jadian, aku baru sadar, aku patah hati, dan aku memutuskan si semut teman kakaku itu tanpa alasan.

memang, cinta pertamaku, cinta pada pandangan pertamaku ya dia, domba. kakak angkatan semasa SMA, yang sudah menyediakan makanan dan segelas kopi saat aku terbangun di dalam tenda, saat aku dan ia tak tidur seharian,sharing, ngobrol, hingga teman yang lain terbangun, hingga akhirnya, itu berlanjut di sms. hingga ia, mengantarkan aku ketempat saudaraku, hingga ia mengatakan diriku, bahwa aku cewe yang berbeda  yang pernah ia temui, dan yang ia kenal. haha, aku memang berbeda dari yang lain. buktinya, kelas 5 SD saja aku sudah mengatakan kata-kata "lubuk hatiku yang terdalam" sampai sekarang saja aku tak mengerti betul kata-kata itu.haha, mba lia dasar! haha

singkat cerita, tanpa kata sayang atau suka yang pernah aku atau domba katakan. Dan sayangnya, tower cinta itu putus, mungkin di sambar gledek, atau sinyalnya sedang tak bagus, atau mungkin kuota habis. hahahaha. aku dan dia hingga kini sudah tak pernah bertemu. saling mengetahui no hp saja tidak. haha, aku sudah sangat mengerti, domba bersama kelinci sangat bahagia. ya,, dengan buah hati mereka sekarang ini. Entah ingin sedih atau ingin tertawa diriku.

sudah-sudah, jangan sok memelas gitu. hahahaha. aku have fun kok. tetap have fun, hahahaha

singkat cerita, aku bisa kuliah. dan, saat itu, kuda denga ular hadir secara bersamaaan dalam kehidupanku.  aku sengaja memakai nama hewan disini, ya bukan karena apa-apa. hanya saja maksudnya merek disini adalah laki-laki. eits, sori aja aku suka perempuan. aku masih sangat waras cuy,,heheheh. eits, suudzon aja kamu sya. astagfirulloh, dosane nambah maning (red= dosanya nambah lagi), astagfirulloh.

Ya, kuda teman satu angkatan. dan ular, teman main yang tak sengaja bertemu atau mungkin di pertemukan oleh masyarakat rumahku. ya, dua-duanya hadir beriringan. saat di kampus,ada kuda yang menemaniku saben hari, entah mulai solat jamaah, duduk sebelahan, konsul PA bareng, Krsan bareng, ke perpus bareng, PKKM bareng, ujian bareng, sampai NIM sebelahan. aku satu dia dua. ya begitulah. dia tak pernah memanggilku dengan "moya" nama bully ku. tetapi ia selalu memanggilku dengan nama Marsya, nama asliku.  diapun, juga sama. ya, si ular, tak pernah memanggil namaku dengan sebutan "zuzu" (nama panggilan kecilku di keluarga) ia  juga tetap memanggilku dengan Marsya, nama asliku. ya dua orang yang berbeda, dengan entah apanya yang sama dalam memanggil namaku. 

Si kuda, hingga tahun ketigaku ini, ia tetap masih sering bersamaku. ya sudah tidak sesering kemarin. mungkin karena peristiwa itu. ya,, ia, hm. aku tak begitu paham, dengan ilang-ilangannya dia di kampus, atau dengan temannya yang meninggal dunia, atau ya aku tak tahu betul yang yang dilakukan ia sekarang ini. ia termasuk orang yang menutup diri. tetapi aku mengetahui ia sesekali cerita tentang kehidupannya, lebih terbuka denganku dibanding teman yang lain. ya,, pernah ia berkata " waktu aku jadi jendral aku bakal kerumahmu Sya." ya i don't know ia mau ngapain kerumahku. atau kata-katanya " ya aku bakal ngebahagiain dia" kata-kata yang ia lontarkan sewaktu temanku menitipkanku padanya sewaktu aku sakit. ah entahlah. emange aku barang, dititipin?

Tetapi, semenjak kejadian itu, semenjak itu,  ia palah sering menelponku, sms terus, dan ya, kadang menanyai keberadaanku. hahaha. ya, aku juga bingung dengannya, dan sekarang sudah biasa aja, aku menganggapnya sahabat tidak lebih.

Si ular, ya apa lagi dia. saat paling aku ingat, saat satu kelompok mainku pergi, dan aku tidak kebagian tempat tidur, aku tidur diluar kamar, dan tiba-tiba aku baru sadar ia tidur diluar juga, hahah, entahlah, mungkin ia gerah didalam. tetapi, aku ingat saat dia membangunkannku, dan ia berkata, " Sya, bangun ini  buat anget-anget.". entah aku masih nglindur tidur, atau aku sedang bermimpi, atau apalah. yang pasti jika itu benar, aku mendengarnya, aku cuma penasaran, "anget-anget" disini itu apa ya? aku waktu itu ngantuk banget, dan kaga pengin liat, apalagi bangun. hm. apa dia buat minuman anget, atau ngasih makan, atau anget-anget yang lain? hadeh,,,mulai gila pikiranku kan. hahaha. becanda.
aku ingat, saat aku menjadi supermen dan terjatuh di pelatar masjid, kan sepertinya dia bahagia sekali melihatku jatuh, huhu, dasar sompret. 

Keduanya memang hadir bersamaan, dan sayangnya, mulai renggang bersamaan. yang satu entah karena peristiwa itu, yang lain karena peristiwa itu, hahaha, entahlah, aku masih have fun koh. hahaha. yang pasti, kuda sudah jadi sahabatku. dan ular, ular? aku ga tahu dia jadi apa, hahahahah. yang pasti, sebentar lagi ia mungkin akan mengikuti domba, pergi dengan kelincinya. hahaha

Sudah malam aja yaaa sekarang, ga kerasa nulisnya. haha, apapun itu semua hanya secuil kisahku. yaaa, sedikit berbagi ke jonesanku gak papa lah ya? hahaha. yang pasti aku ga jones banget. didepanku sekarang aja pacarku. haha, mungkin kalo laptopnya bisa ngomong ia bakal bilang, sori lah yaw, mending aku sama adekmu, hahahaha. hahaha,,

Aku have fun, dan karena jomblo, aku bisa lebih dekat dengan diriku sendiri, daaannn, bisa melahirkan tulisan ini. hahaha, liat aja, kalau aku punya pacar banyak. bisa-bisa aku nulis terus dibuat skripsi. hahahaha.beginilah aku, apa adanya, aku hanya ingin menulis, dan tiba-tiba jadi tulisan yang ga jelas gini. yang pasti, detik ini aku menyadari aku sedikit jones atau aku memang jones betulan.

"hmmm,,, ada gak ya yang mau ngajak aku nonton jurasipak world?"


haha. ujung-ujungnya jones juga, Marsya marsya somplak koe! ahaha

Sore, Malam Minggu Part 1 bagian A


Hahaha,,
Aku tertawa benar pada diriku sendiri. “Tiba-tiba sudah hari sabtu saja”, batinku berkata.
Ah, benar-benar, sudah beratus minggu aku lalui, atau mungkin sudah seribu minggu, hahaha. Sungguh aku sudah sedikit berbeda. Mungkin karena diriku lebih manis dari sebelumnya, atau mungkin dosaku sudah menumpuk seperti TPA Gunung Tugel, astagfirulloh.
Hahaha, aku ingin menulis, bolehkah? aku bukan pengikut viki. aku, ya aku Marsya.

Balik lagi ke perbincangan kita diawal, memang benar ini mungkin seribu minggu yang aku lalui, dengan kesendirian. hahahahaha. Coba kita hitung. Aku terakhir pacaran itu SMA kelas 1. Itupun awal masuk sekolah. itupun, aku gak pernah ketemu sama doi. aku baru sadar, kenapa aku bisa pacaran ama doi ya? haha. Ya katakanlah aku jomblo mulai tahun 2008, sekarang 2015 , berarti sudah 7 tahun. Haha masyaalloh, melebihi pemilihan presiden. haha. Aku mau ngitung, coba 1 tahun itu ada 52 minggu, berarti sudah 364 minggu aku lewati. Berarti tulisan yang diatas itu salah, ahhahaha. Seribu minggu? gila aja apa, lama banget, bisa-bisa aku udah kaya petapa lumutan di hutan. haha

Tapi, wauouuuuw,,,, 364 minggu itu sudah lama juga loh,, hahahaha. Pantas, adeku bilang, aku jones. Awal mulanya, aku kira jones itu nama partner di permainan criminal case. tetapi, ternyata artinya itu nyesek. hhaha. Ya,," jomblo ngenes". saking ngenesnya mungkin membuat hatiku yang merah menjadi absurd,  lembut, tetapi saking lembutnya membuat hatiku rapuh. hahaha.
Aku tak kan galau galau disini. aku juga takkan ngenes ngenes disini. Aku hanya ingin menulis, bahwa aku ringsek. lho?!!! hahahaha.

Calm down. Aku tetap have fun. hahaha. Jombloku bukan berarti kehidupan percintaanku hampa tak berdaya. TIDAK. salah besar itu. Yaaaa,, aku hanya ingin menulis saja, mengulang kembali kenangan yang masih menyangkut di memori saya. haha. Jangan salah, aku jomblo bukan berarti aku tidak cantik. Tidak ya, aku itu cantik, secantik namanya, setidaknya ibuku pernah bilang begitu. haha.

Tidak-tidak, sekarang agak serius ah ngomongnya. haha. lah, ngapa serius-serius mengko diomong(red= nanti dikatain) anak buaeh vikinisasi. ckckckck. haha,,, tetap have fun aku.. haha. Eits,, jangan salah gini-gini pernah nembak koh aku, ckck. sedikit menyesal, sedikit bangga,dan banyak malunya aku.
Yaa, tepat kelas 5 SD, aku pernah melakukan itu. Awalnya, pada malam hari, aku cerita, pada tetanggaku sebelah rumah, ia langsung jawab dengan cepat. "wah kamu lagi jatuh cinta itu sya. kamu kudu nembak dia," kata tetanggaku Mba Lia (nama sebenarnya) perlu di ketahui dia itu sudah SMA saat itu. Aku dengan polosnya, cupunya, terlebih aku siswa yang sering dibully di sekolah, jadi memang pantas saat itu aku sangat polos sekali, sepolos dodol garut. mungkin.

Balik lagi, aku cuma menjawab " gila. gak mau lah mba. masa kecil-kecil gini, aku udah jadi pembunuh? " (mungkin waktu itu bukan begini percakapannya, aku hanya lebay-lebayin sedikit biar dikatain kekinian).
terus mba Lia jawab, " bukan gitu lah PA, maksudnya kamu ngungkapin rasa sukamu, gini tak kasih tahu caranya. kamu  besok, besok ini juga, bilang ke dia, harus besok ini juga loh ya."
"hm. iya bilang apa?" aku tak sabar.
" kamu bilang gini, mbing(kambing, bukan nama asli) ada yang mau aku omongin,penting banget, kamu sini deh. aku mau bilang sama kamu, sebenarnya aku sudah menyimpan rasa ini sudah cukup lama, ya bisa dibilang beberapa hari yang lalu, aku mau bilang ke kamu, jujur, didalam lubuk hatiku yang terdalam aku suka kamu, mau ga kamu jadi pacarku?"

" panjang banget kata-katanya mba? aku tulis aja yaaa,,,"

"jangan lah. harus ngomong besok, harus loh ya"

"lah mba,, gak mau, aku malu lah,,, aku juga bohong. orang aku sukanya udah dari kelas 4 SD, lagian dia duduknya kalau ga didepan aku, belakang aku, samping aku. jadi lama-lama aku suka. tapi aku juga malu lah, orang dia udah deket banget sama aku."

"udah, bilang aja besok. bilang besok loh ya, kalau ga berani ya kamu surat-suratan aja."

"lah mbaaa,,,, ga bisa lah maluuu."

" yaudah sanah. terserah kamu. nanti keburu ditembak yang lain, sukurin deh luuuu." Dan singkat cerita besok pagi kambing datang, duduk satu bangku malah sama aku, singkat cerita juga, gak tau kenapa aku akhirnya memberinya secarik kertas. aku juga lupa, jantungku berdetak kencang atau ga. tetapi aku tahu, aku sedang cemas. tiba-tiba ia membalikkan kertas itu padaku. ku buka pelan-pelan, daannnn aku diterima. begini tulisan yang ada dikertas itu:

"mbing, ada yang mau aku omongin. tetapi berhubung ini di kertas, jadi ada yang mau aku tulis buat kamu. mbing, didalam lubuk hatiku yang paling dalam, aku suka kamu, mau kamu jadi pacar aku?"

dia cuma bales. " iya, mau. aku juga suka sama kamu Sya. "

Hahahahahahhahaha,,,, senangnya hatiku turun panas demamku.eh? iklan.ckck.
Waktu itu aku inget banget, aku muteri lorong sekolah, aku bilang temen-temen deketku, ya hanya beberapa dikelas, karena aku memang menghindari kelasku yang penuh dengan bullying itu, hahaha. Aku lebih sering di luar sekolah, bersama teman-temen dari SD komplek lain, kebetulan sekolahku ada 4 SD sekaligus dalam satu komplek.

Yaaaa,,, walaupun sekarang, segede ini, aku tak pernah melakukan tindakan bodoh nan gila itu. hahahah. aku benar-benar baru sadar, bahwa hal ini memalukan, namun sekaligus konyol dalam kehidupanku. singkat certa aku bersama kambing terus di SD, hingga, ketua bully itu menyuruh kita putus. entahlah, aku sudah lupa. atau mungkin sengaja aku lupakan saat itu.


lulus SD, aku masuk ke dalam SMP, yaaa tidak begitu bagus, tidak juga jelek. ya biasa-biasa saja. lagi-lagi aku ditunjuk untuk seksi kebersihan, benar-benar, aku takut di bully lagi. lama-lama aku pengin masuk OSIS aja, biar kaga dibully. dan benar, sebelum menjadi anggota OSIS, aku dibully, ditertawakan di tengah lapangan. hahahah, sampai lahirlah nama moya moya itu. sampai sekarang dah, nama itu melekat dalam diriku. jadi pembullying SMP masih melekat. mungkin karena kebodohanku, atau mungkin mentalku yang kaya kerupuk, krezz, langsung patah.

singkatt cerita aku masuk OSIS, dan benar sudah mulai tidak dibully, hingga teman satu angkatanku, sebut saja Kucing. ia mendekatiku, dan baru beberpa bulan, ia menembakku. aku dengan gaya songongnya, menantang ia menembak aku di depan kelas. ya mungkin sudah menjadi mantan korban bullying, jadi agak belagu dikit. haha. so, kucing, melakukan itu keesokan harinya. dan akhirnya ia bertekuk menembakku, dan penembakan sebelumnya yang terjadi di sms, serta tantanganku, sudah ia bayar. akhirnya aku terima dia. ya mungkin aku belum tahu soal cinta saat itu. jadi terima- terima saja. haha

tidak berjalan lama, dan aku lupa kenapanya, aku putus dengan kucing. naik kelas, 8 aku mulai berperilaku tidak beres. ya, entah lingkungan atau apalah namanya, aku benar-benar menjadi pentolan. haha, pentolan keonaran dan biang kerok masalah. tetapi aku berprestasi, aku sempat rengking 1 di kelas, yang pasti kelas terpuruk kedua di sekolahku. hahaha. hust,, ibuku hingga kini tak tahu. jangan kasih tahu yaaaa,,, hahahahaa

aku pernah suka dengan kijang, tetapi tak jadi. pernah juga dengan jerapah. tetapi ia begitu tinggi, jadi tidak jadi. Yang lucunya, aku pernah jadi dengan sapi. ya, teman organisasiku masih di SMP, sangat dekat denganku, namun hanya 5 hari. dia sudah memberiku gantungan kunci dengan tulisan i love you, terus dompet, dan apalah aku lupa. dia yang nembak aku, tetapi dia  tidak suka aku. gimana ya? dasar sapi gelonggongan kayane,, haha

Lalu, aku dekat dengan teman sekelas saat kelas 8. ya sebut saja, landak. ia memang pendek, tetapi ia katanya cinta aku. mengapa aku bisa bilang begitu? karena ia memanggilku dengan sebutan "cinta". .
Saat itu, kita pulang ke taman bareng, tunggu angkot barang, pernah ia main kerumahku pula. agak lama, dan jadian kita tepat di hari valentine. namanya juga anak SMP masih AB AB an,, hahaha. yang penting bukan cabe-cabean, haha

singkat cerita kita putus. ah, lupa lagi masalahnya, yang pasti ia pernaah membeliku stik drum. dan hingga kini masih ku simpan dan hampir selalu menemaniku manggung. hahahaha.


Sabtu, 06 Juni 2015

aku, kamu, kami sama.

masih pagi,tetapi mengapa kau menangis? batinku pada diriku.
ah,kau ini sungguh cengeng.ciwek betul.kataku membalas.
haha,beristrahat saja dahulu. tenangkan pikiranmu.saut suara dikejauhan sana.sembari menunjuk jagat ciliknya.

haha,tak apa.tak apa.sudah bertahan hingga kini,ku akui kau cukup kuat.ya walau,yaa kau menutupi sesuatu pada yang lain,dan kau membuka sesuatu itu dengan yang lain.
benar.terkadang,ketidaktahuan seseorang itu penting.
ketidaktahuan membuat seseorang tidak tau.haha.ya memang namanya saja tidak tahu.tetapi,jika ku menutupi yang ini,dan membuka yang itu pada yang lain.atau sebaliknya.aku menutup yang itu dan membuka yang ini pada orang lain yang berbeda,bagaimana ya?
haha, Tuhan,apa yang harus ku lakukan?

terdengar jelas,diriku berkata.sudahlah.tak usah terlalu dipikir.namun disisi lain,terdengar suara,bukankah itu melibatkanmu juga?bukankah jika kau sudah bertindak.baik membuka atau menutup itu.itu berarti kau central dari semua itu?

haha.aku hanya bisa menjawab.ya.betul. karena,karena saya Marsya Sataly.

Selasa, 02 Juni 2015

kawan,kawan.

haha.benar.aku sudah tak ingin menulis disini.haha.kau datang lagi kawan,sangat deras.apakah kau benar mengerti aku?atau kau hanya selalu kebetulan saja hadir?atau hanya perasaanku saja?atau,ya.kau benar benar kawanku hujan?

haha.kau hadir sangat deras tadi.hingga aku tak bisa pulang.ah,kau ini.kata katamu itu sungguh sangat terngiang.halus namun begitu masuk ke dalam relung hatiku.ya,"tenanglah pasti semua akan baik baik saja".haha.angin mungkin melaksanakan tugasnya dengan sangat apik.haha
ya,aku baik baik saja kawan.haha,tidak.aku sedang sedih.mengapa kau biarkan orang yang aku sayangi pergi.setelah tina.mbaku,sekarang sahabatku ini?

aku sedih.menangis tersedu sedu dikegelapan malam.kenapa kau tak hadir menemaniku?
ah,hujan hujan.kata katamu itu selalu tersampaikan padaku lewat angin.namun,aku belum bisa.aku sedang tak baik baik saja.

oh my god. haha.aku mengerti betul.itu pilihan mereka.ya.aku di depan mereka pun mendukung pilihan itu. tapi,mengapa aku tak rela mereka pergi?siapa lagi tempat tuk berbagi cerita,canda?
ah,benar benar,aku kehilangan kalian.
respon alamiku muncul,ya,setetes demi setetes air keluar dari sepasang manik hitam ini.akankah semua adil?
haha.ada apa denganku?mengapa kau begini?
haha.aku rapuh.memang aku sangat lemah.aku hanya takut sendirian disini.aku takut sendiri.kenapa kalian pergi?kenapa?

sudahlah.aku hanya tersenyum kecut mengingat kenangan kenangan brsama mereka.bersamamu tina. bersamamu mba. bersamamu ki.haha
semoga kalian selalu baik baik saja disana.dan,ini semua hanya episode bukan?episode?
kita kan bisa bertemu lagi dilain episode.tentu dengan cerita yang baru,keadaan yang baru,dan kita dapat merajut kenangan baru,haha
bukankah demikian kawan?

di sebuah sudut kamar tidur
010615,22:49:19
~Marsya Sataly~

Sabtu, 02 Mei 2015

Aku Ingin Sekolah



Aku ingin sekolah,
Tetapi aku tak punya seragam
Aku tak punya sepatu
Apalagi tas sekolah.

Aku ingin sekolah,
Tetapi aku tak punya pena untuk menulis
Sebuah buku untuk mencatat
Apalagi uang untuk membeli LKS.

Aku ingin sekolah,
Tetapi aku tak bisa menulis
Tak bisa membaca
Terlebih membaca sambil menulis.

Katanya, pendidikan itu gratis.
Mengapa aku tak bisa sekolah?

Katanya, pendidikan itu hak semua orang.
Tetapi mengapa aku juga tak bisa sekolah?

Katanya aku generasi penerus bangsa.
Lalu, kenapa aku masih tak bisa sekolah?

Ah,benar – benar, aku ingin sekolah.
Aku hanya ingin menuntut ilmu.
Tetap tidak bisakah aku sekolah?

Lantas,
Mau dikemanakan aku?
Bekerja pun tak bisa, bangku Sekolah Dasar sulit aku gapai,
Hanya karena aku tak punya apa – apa.


                                        Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2015

Sabtu, 25 April 2015

"Tersenyum"

   

   Ketika ku melihat hujan turun dengan begitu derasnya, ada seseorang di belakang memanggilku dengan kata-kata, hanya dua huruf "sa". saat itu, sontakku melihat kebelakang,ke arah datangnya suara. Hm. sebenarnya dengan sangat paham aku mengenali betul asal suara tersebut. Hitungan detik kemudian, sebuah tatapan manik hitamku sudah beradu, bertumpuk dengan sorot matanya yang bening, menenangkan, mendamaikan, dan pada saat itu juga, batinku berkata, inikah orang yang akan menjadi imamku kelak?

        beberapa saat kemudian, hujan seolah menari-nari, menyuarakan sebuah lagu,

        namun denganmu,,, ku tau cinta kan mengobati,,,
                   segala rasa sakitku ini,,, kini ku percaya,, kini ku percaya. . . .

  Tadi sore, di salah satu sudut depan ruangan

  ~Marsya Sataly, 240415;14:23:30~